skip to main | skip to sidebar

Daily Post

Wahyu Hendrawan ( 08.39010.0050 )

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • PBD II
  • P-Web
  • TDA
  • PSI

Wednesday, December 7, 2011

Resume PBD II

Diposkan oleh Wahyu Hendrawan di 10:42 AM
Untuk Melihat Resume PBD II, Dapat di Download ===> disini



0 komentar

Sunday, October 23, 2011

Resume P-Web V

Diposkan oleh Wahyu Hendrawan di 11:02 AM Label: P WEB
1.Insert data
Insert data berfungsi untuk menabah data baru ke dalam tabel Database Kita.
contoh :INSERT INTO [Kategori] ([Id_kategori_vcd],[nama_kategori]) 

             VALUES (@Id_kategori_vcd, @nama_kategori)


2. Automatic Generate 
Berfungsi untuk menambah nomer ID sebuah data secara otomatis,
contohnya, apabila di dalam database kita sudaha berisikan 3 data,
dan apabila kita menginputkan data lagi,data tersebut akan mengikuti nomer yang selanjutnya.
0 komentar

Resume P-Web IV

Diposkan oleh Wahyu Hendrawan di 10:55 AM Label: P WEB
1. Perintah SELECT
Perintah tersebut adalah Syntax SQL yang berguna untuk memilih tabel dari Database kita.

contohnya : SELECT [Id_kategori_vcd], [nama_kategori] 

                    FROM [Kategori]


2. Update
Digunakan untuk mengganti isi sebuah tabel.
contoh : UPDATE [Kategori] SET [nama_kategori] =  

              @nama_kategori 
              WHERE [Id_kategori_vcd] = @Id_kategori_vcd

3. DELETE
Digunakan untuk menghapus isi dari sebuah tabel. 
Contoh :DELETE FROM [Kategori] 
              WHERE [Id_kategori_vcd] = @Id_kategori_vcd
0 komentar

Resume P-Web III

Diposkan oleh Wahyu Hendrawan di 10:00 AM Label: P WEB
1. SITE MAP


Sebuah tampilan struktur pohon atau tampilan outline adalah elemen antarmuka pengguna grafis (widget) yang menyajikan tampilan hirarki dari informasi. Setiap item (sering disebut cabang atau node) dapat memiliki sejumlah subitems. Hal ini sering divisualisasikan dengan lekukan dalam daftar.
Item dapat diperluas untuk mengungkapkan subitems, jika ada ada, dan runtuh untuk menyembunyikan subitems.
Views pohon sering terlihat dalam aplikasi file manager, di mana mereka memungkinkan pengguna untuk menavigasi direktori file sistem. Mereka juga digunakan untuk menyajikan data hirarkis, seperti dokumen XML. Tampilan struktur pohon diperpanjang adalah komponen utama dari sebuah aplikasi outliner.
sumber wikipedia


Site Map yang efektif adalah site map yang berisi garis besar atau indeks dari sebuah situs web secara keseluruhan semua Site Map harus terstruktur mirip dengan strukture situs web yang sebenarnya.


Site map.
 Biasanya berfungsi sebagai index dari sebuah website.sehingga memudahkan user mengetahui,apa saja yang telah di posting di dalam website tersebut.
Contoh 

0 komentar

Resume P-Web II

Diposkan oleh Wahyu Hendrawan di 9:30 AM Label: P WEB
Konsep dasar desain tampilan
       1. definisikan secara jelas tujuan penyusunan halaman web.
    2. buatlah(conten) yang menarik untuk disampaikan ataupun   
        didiskusikan.
    3. buatlah halaman web sedemikian rupa sehingga para
        pengunjung dirayu untuk kembali lagi.


Master pages
    Sebuah halaman Master menawarkan template untuk satu atau   
    lebih bentuk web. Ini mendefinisikan pemegang tempat untuk
    konten, yang dapat dikesampingkan dengan halaman konten.
    Halaman konten hanya berisi konten. Ketika pengguna meminta
    halaman konten, ASP.NET menggabungkan tata letak halaman
    master dengan isi dari halaman konten dan menghasilkan output.

Web form
   Pada halaman web memungkinkan user untuk memasukkan data  
   yang dikirimkan ke server untuk diproses. Webforms menyerupai
   kertas atau bentuk database karena pengguna internet mengisi
   formulir menggunakan checkbox, tombol radio, atau bidang teks.  
   Sebagai contoh, webforms dapat digunakan untuk memasukkan 
   data mahasiswa atau pemesanan produk atau dapat digunakan 
   untuk mengambil data (misalnya, pencarian di mesin pencari).


0 komentar

Resume P-Web I

Diposkan oleh Wahyu Hendrawan di 8:12 AM Label: P WEB
1. Hyper Text Markup Language ( HTML )
      > Definisi
          Adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat 
     halaman web, Menampilkan berbagai informasi web & formating     
     Hypertext. Dengan kata lain perngkat lunak yang digunakan untu 
     mengolah data yang disimpan kedalam format ASS II sehingga 
     menjadi Home Page dengan perintah-perintah HTML


    > Sejarah
      Sejarahnya dibuat oleh sebuah team yang pada saat itu bekerja
      di sebuah perusahaan bernama SERN. Mereka bernama Caillau
      TIM dan Berner-Lee Robet. CERN adalah lembaga penelitian
      fisika energi tinggi di Jenewa.
                   1. Tahun 1980, IBM membuat pemikiran bagaimana
                       mengenali sebuah dokumen dengan perintah-perintah  
                       tertentu, kemudian IBM membuat suatu jenis bahasa
                       yang menggabungkan text dengan perintah-perintah
                       pemformatan dokumen yang mereka beri nama 
                       Generalized Markup Language (GML).
                                       2. Tahunb1986, IBM memiliki konsep baru. Dan
                       mengeluarkan suatu publikasi (ISO 8879) yang 
                       menyatakan Markup Language sebagai standart 
                       dokumen-dokumen.


2. Cascading Style Sheet (CSS)
    > Definisi
          Adalah salah satu bahasa perograman web untuk
        mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web 
        sehingga akan lebih terstrktur dan seragam.
        CSS dapat juga mengendalikan ukuran gambar, warna text, 
        warna tabel, ukuran border,warna hyperlink,
        warna mouse over dan lain sebagainya.


    > Sejarah
         Berdasarkan fakta bahwa setiap deklarasi style yang 
        berada dapat diletakkan secara berurutan. Maka nama CSS
        tercipta,CSS sendiri merupakan teknologi internet yang
        direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium,
        pada tahun 1996.




3. Scribting
    > Definisi
          Adalah bahasa schrip yang dapat di tanamkan atau di sisipkan 
        kedalam HTML. PHP digunakan untuk membangun sebuah 
        CMS.

0 komentar

Wednesday, September 7, 2011

Resume TDA Pert - 1

Diposkan oleh Wahyu Hendrawan di 8:37 PM Label: TDA
* Software Crisis *
 Hal -hal yang menyebabakan terjadinya krisis perngakat luanak adalah sebagai berikut :
              1. proyek berjalan di atas anggaran .
              2. Projek berjalan melebihi batas waktu . 
              3. Software tidak efisien . 
              4. Software berkualitas rendah . 


     * Pengertian dokumentasi aplikasi
         - Dokumentasi
            Adalah segala sesuatu yang di gunakan sebagai pengingat atas segala kejadian
            atau sesuatu yang telah terjadi.
         - Aplikasi 
           Adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang menggunakan secara
           langsung kemempuan komputer untuk melakukan suatu tugas yang di inginkan
           user.


     * Yang meliputi dokumentasi adalah  sebagai berikut 
         * Perencanaan ( SDP = Software Developer Plan )
         * Kebutuhan Analisa.
         * Interface requirement specification.
         * Dokumentasi perancangan.
         * Dokumentasi pengujian.
         * Dokumentasi yang berhubungan dengan produk.
         * Dokumentasi lainnya.


      * Tujuan SOW ( Statement of Work )
         * Menjelaskan segala sesuatu yang sangat penting dalam pembuatan perangkat 
            luanak misalnya menjelaskan tentang biaya yang telah disepakati, peranan dan
            tanggung jawab, mengukuhkan definisi hal yang akan di capai proyek,
            mendorong penyelesaian proyek perangkat lunak karena adanya kesepakatan
            tertulis.


      * Perencanaan 
         * Menyusun Work Breakedown Structure ( WBS )
         * Estimasi pelaksanaan Proyek.


      * Organisasi 
         * Structure Team 
             peran, tanggung jawab, hubungan pelaporan.
         * Dokumentasi
            Perangkat dokumen teknis seperti Manual on-Line, laporan status dan jadwal
         * Pertemuan
            Status review meeting, Checkpoint review meeting, staff meeting.
         
3 komentar

Tuesday, January 4, 2011

Diposkan oleh Wahyu Hendrawan di 8:12 AM




Pertemuan 10-14 Virtual LAN

Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.

PENGERTIAN

VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik
seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara
virtual tanpa  harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan
membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat
segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada
lokasi workstation seperti pada gambar dibawah ini


Gambar Jaringan VLAN



BAGAIMANA VLAN BEKERJA
              
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk
mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC addresses dsb. Semua
informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging)
di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkan
port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang
digunakan oleh VLAN. Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan
switch/bridge yang manageable atau yang bisa di atur. Switch/bridge
inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi
suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama.
Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya.
atau dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software)
yang berfungsi mencatat/menandai suatu VLAN beserta workstation yang
didalamnya.untuk menghubungkan antar VLAN dibutuhkan router.

TIPE TIPE VLAN

Keanggotaan dalam suatu VLAN dapat di klasifikasikan berdasarkan port
yang di gunakan , MAC address, tipe protokol.

1. Berdasarkan Port

Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang di gunakan oleh
VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2,
dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN 2, lihat tabel:

Tabel port dan VLAN
Port    1       2       3       4
VLAN    2       2       1       2

Kelemahannya adalah user tidak bisa untuk berpindah pindah, apabila harus
berpindah maka Network administrator harus mengkonfigurasikan ulang.

2. Berdasarkan MAC Address

Keanggotaan suatu VLAN didasarkan pada MAC address dari setiap workstation
/komputer yang dimiliki oleh user. Switch mendeteksi/mencatat semua MAC
address yang dimiliki oleh setiap Virtual LAN. MAC address merupakan suatu
bagian yang dimiliki oleh NIC (Network Interface Card) di setiap workstation.
Kelebihannya apabila user berpindah pindah maka dia akan tetap terkonfigurasi
sebagai anggota dari VLAN tersebut.Sedangkan kekurangannya bahwa setiap mesin
harus di konfigurasikan secara manual , dan untuk jaringan yang memiliki
ratusan workstation maka tipe ini kurang efissien untuk dilakukan. 

Tabel MAC address dan VLAN

MAC address    132516617738   272389579355   536666337777   24444125556
VLAN                 1                 2          2               1

3. Berdasarkan tipe protokol yang digunakan
Keanggotaan VLAN juga bisa berdasarkan protocol yang digunakan, lihat tabel

Tabel Protokol dan VLAN

Protokol       IP      IPX
VLAN    1       2

4. Berdasarkan Alamat Subnet IP
Subnet IP address pada suatu jaringan juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi
suatu VLAN

Tabel IP Subnet dan VLAN
IP subnet      22.3.24 46.20.45
VLAN    1       2


Konfigurasi ini tidak berhubungan dengan routing pada jaringan dan juga tidak
mempermasalahkan funggsi router.IP address digunakan untuk memetakan keanggotaan
VLAN.Keuntungannya seorang user tidak perlu mengkonfigurasikan ulang alamatnya
di jaringan apabila berpindah tempat, hanya saja karena bekerja di layer yang lebih
tinggi maka akan sedikit lebih lambat untuk meneruskan paket di banding
menggunakan MAC addresses.

5. Berdasarkan aplikasi atau kombinasi lain
Sangat dimungkinkan untuk menentukan suatu VLAN berdasarkan aplikasi yang
dijalankan, atau kombinasi dari semua tipe di atas untuk diterapkan pada suatu
jaringan. Misalkan: aplikasi FTP (file transfer protocol) hanya bias digunakan
oleh VLAN 1 dan Telnet hanya bisa digunakan pada VLAN 2.



PERBEDAAN MENDASAR ANTARA LAN DAN VLAN

Perbedaan yang sangat jelas dari model jaringan Local Area Network dengan
Virtual Local Area Network adalah bahwa bentuk jaringan dengan model Local
Area Network sangat bergantung pada letak/fisik dari workstation, serta
penggunaan hub dan repeater sebagai perangkat jaringan yang memiliki beberapa
kelemahan. Sedangkan yang menjadi salah satu kelebihan dari model jaringan
dengan VLAN adalah bahwa tiap-tiap workstation/user yang tergabung dalam
satu VLAN/bagian (organisasi, kelompok dsb) dapat tetap saling berhubungan
walaupun terpisah secara fisik. Atau lebih jelas lagi akan dapat kita
lihat perbedaan LAN dan VLAN pada gambar dibawah ini.


Gambar  konfigurasi LAN


               [hub]-[1]-[1]-[1] <-- lan 1/di lantai 1
                |
          [x]--[hub]-[2]-[2]-[2] <-- lan 2/di lantai 2
                | 
               [hub]-[3]-[3]-[3] <-- lan 3/di lantai 3

        

Gambar konfigurasi VLAN



               [switch]-[1]-[3]-[2]
                |
          [x]--[switch]-[3]-[1]-[1]
                | 
               [switch]-[2]-[3]-[1]


[x] = router  [1] = pc termasuk lan 1 ; [2] = lan 2 ; [3]= lan 3


Terlihat jelas VLAN telah merubah batasan fisik yang selama ini tidak dapat
diatasi oleh LAN. Keuntungan inilah yang diharapkan dapat memberikan
kemudahan-kemudahan baik secara teknis dan operasional.


PERBANDINGAN  VLAN DAN LAN

A.Perbandingan Tingkat Keamanan

Penggunaan LAN telah memungkinkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan
dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin
berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama
(resource sharing atau disebut juga hardware sharing).10 LAN memungkinkan data
tersebar secara broadcast keseluruh jaringan, hal ini akan mengakibatkan mudahnya 
pengguna yang tidak dikenal (unauthorized user) untuk dapat mengakses semua
bagian dari broadcast. Semakin besar broadcast, maka semakin besar akses yang
didapat, kecuali hub yang dipakai diberi fungsi kontrol keamanan.

VLAN yang merupakan hasil konfigurasi switch menyebabkan setiap port switch
diterapkan menjadi milik suatu VLAN. Oleh karena berada dalam satu segmen,
port-port yang bernaung dibawah suatu VLAN dapat saling berkomunikasi langsung.
Sedangkan port-port yang berada di luar VLAN tersebut atau berada dalam
naungan VLAN lain, tidak dapat saling berkomunikasi langsung karena VLAN tidak
meneruskan broadcast.

VLAN yang memiliki kemampuan untuk memberikan keuntungan tambahan dalam
hal keamanan jaringan tidak menyediakan pembagian/penggunaan media/data
dalam suatu jaringan secara keseluruhan. Switch pada jaringan menciptakan
batas-batas yang hanya dapat digunakan oleh komputer yang termasuk dalam
VLAN tersebut. Hal ini mengakibatkan  administrator dapat dengan mudah
mensegmentasi pengguna, terutama dalam hal penggunaan media/data yang
bersifat rahasia (sensitive information) kepada seluruh pengguna jaringan
yang tergabung secara fisik.

Keamanan yang diberikan oleh VLAN meskipun lebih baik dari LAN,belum menjamin
keamanan jaringan secara keseluruhan dan juga belum dapat dianggap cukup
untuk menanggulangi seluruh masalah keamanan .VLAN masih sangat memerlukan
berbagai tambahan untuk meningkatkan keamanan jaringan itu sendiri seperti
firewall, pembatasan pengguna secara akses perindividu, intrusion detection,
pengendalian jumlah dan besarnya broadcast domain, enkripsi jaringan, dsb.

Dukungan Tingkat keamanan yang lebih baik dari LAN inilah yang dapat
dijadikan suatu nilai tambah dari penggunaan VLAN sebagai sistem jaringan.
Salah satu kelebihan yang diberikan oleh penggunaan VLAN adalah kontrol
administrasi secara terpusat, artinya aplikasi dari manajemen VLAN dapat
dikonfigurasikan, diatur dan diawasi secara terpusat, pengendalian broadcast
jaringan, rencana perpindahan, penambahan, perubahan dan pengaturan akses
khusus ke dalam jaringan serta mendapatkan media/data yang memiliki fungsi
penting dalam perencanaan  dan administrasi di dalam grup tersebut semuanya
dapat dilakukan secara terpusat. Dengan adanya pengontrolan manajemen
secara terpusat maka administrator jaringan juga dapat mengelompokkan
grup-grup VLAN  secara spesifik berdasarkan pengguna dan port dari switch
yang digunakan, mengatur tingkat keamanan, mengambil dan menyebar data
melewati jalur yang ada, mengkonfigurasi komunikasi yang melewati switch,
dan memonitor lalu lintas data serta penggunaan bandwidth dari VLAN saat
melalui tempat-tempat yang rawan di dalam jaringan.


B.Perbandingan Tingkat Efisiensi

Untuk dapat mengetahui perbandingan tingkat efisiensinya maka perlu di
ketahui kelebihan yang diberikan oleh VLAN itu sendiri diantaranya:

•Meningkatkan Performa Jaringan
LAN yang menggunakan hub dan repeater untuk menghubungkan peralatan
komputer satu dengan lain yang bekerja dilapisan physical memiliki
kelemahan, peralatan ini hanya meneruskan sinyal tanpa memiliki
pengetahuan mengenai alamat-alamat yang dituju. Peralatan ini juga
hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port
sibuk maka port-port yang lain harus menunggu. Walaupun peralatan
dihubungkan ke port-port yang berlainan dari hub.

Protokol ethernet atau IEEE 802.3 (biasa digunakan pada LAN) menggunakan
mekanisme yang disebut Carrier Sense Multiple Accsess Collision Detection
(CSMA/CD) yaitu suatu cara dimana peralatan memeriksa jaringan terlebih
dahulu apakah ada pengiriman data oleh pihak lain. Jika tidak ada
pengiriman data oleh pihak lain yang dideteksi, baru pengiriman data dilakukan.
Bila terdapat dua data yang dikirimkan dalam waktu bersamaan,
maka terjadilah tabrakan (collision) data pada jaringan. Oleh sebab itu
jaringan ethernet dipakai hanya untuk transmisi half duplex, yaitu pada
suatu saat hanya dapat mengirim atau menerima saja.

Berbeda dari hub yang digunakan pada jaringan ethernet (LAN), switch yang
bekerja pada lapisan datalink memiliki keunggulan dimana setiap port
didalam switch memiliki domain collision sendiri-sendiri. Oleh sebab
itu sebab itu switch sering disebut juga multiport bridge. Switch
mempunyai tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk
semua port. Switch menciptakan jalur yang aman dari port pengirim dan
port penerima sehingga jika dua host sedang berkomunikasi lewat jalur
tersebut, mereka tidak mengganggu segmen lainnya. Jadi jika satu port
sibuk, port-port lainnya tetap dapat berfungsi.

Switch memungkinkan transmisi full-duplex untuk hubungan ke port dimana
pengiriman dan penerimaan dapat dilakukan bersamaan dengan penggunakan
jalur tersebut diatas. Persyaratan untuk dapat mengadakan hubungan
full-duplex adalah hanya satu komputer atau server saja yang dapat dihubungkan
ke satu port dari switch. Komputer tersebut harus memiliki network card
yang mampu mengadakan hubungan full-duflex, serta collision detection
dan loopback harus disable.

Switch pula yang memungkinkan terjadinya segmentasi pada jaringan atau
dengan kata lain switch-lah yang membentuk VLAN.Dengan adanya segmentasi
yang membatasi jalur broadcast akan mengakibatkan suatu VLAN tidak dapat
menerima dan mengirimkan jalur broadcast ke VLAN lainnya. Hal ini secara
nyata akan mengurangi penggunaan jalur broadcast secara keseluruhan,
mengurangi penggunaan bandwidth bagi pengguna, mengurangi kemungkinan
terjadinya broadcast storms (badai siaran) yang dapat menyebabkan
kemacetan total di jaringan komputer.

Administrator jaringan dapat dengan mudah mengontrol ukuran dari jalur
broadcast dengan cara mengurangi besarnya broadcast secara keseluruhan,
membatasi jumlah port switch yang digunakan dalam satu VLAN serta jumlah
pengguna yang tergabung dalam suatu VLAN.  

0 komentar
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Labels

  • P WEB (5)
  • TDA (1)

Blog Archive

  • ►  2012 (1)
    • ►  September (1)
  • ▼  2011 (9)
    • ▼  December (1)
      • Resume PBD II
    • ►  October (5)
      • Resume P-Web V
      • Resume P-Web IV
      • Resume P-Web III
      • Resume P-Web II
      • Resume P-Web I
    • ►  September (1)
      • Resume TDA Pert - 1
    • ►  January (2)
      • Pertemuan 10-14 Virtual LAN
  • ►  2010 (5)
    • ►  December (1)
    • ►  September (4)

Followers


Gabung Jadi Teman

  • >>> Facebook <<<
  • >>> Twitter <<<
[Close]
Widget by Blogger Tune-Up

Montain - Mississippi Queen

Eminem - Love The Way You Lie Ft. Rihanna.mp3

get more free mp3 & video codes at www.musik-live.net
100 200 51 200 20

Pages

Powered By Blogger
wahyu hendrawan. Powered by Blogger.

Blog Archive

  • ►  2012 (1)
    • ►  September (1)
  • ▼  2011 (9)
    • ▼  December (1)
      • Resume PBD II
    • ►  October (5)
      • Resume P-Web V
      • Resume P-Web IV
      • Resume P-Web III
      • Resume P-Web II
      • Resume P-Web I
    • ►  September (1)
      • Resume TDA Pert - 1
    • ►  January (2)
      • Pertemuan 10-14 Virtual LAN
  • ►  2010 (5)
    • ►  December (1)
    • ►  September (4)
By Wahyu
 

© 2010 My Web Blog
designed by DT Website Templates | Bloggerized by Agus Ramadhani | Zoomtemplate.com